Bukit sangkal
Bukit sangkal hanya terletak sekitar 15km dari kampung kami,
bukit sangkal hanya bisa di tempuh dengan berjalan kaki. Bukit sangkal merupakan jenis bukit yang
subur, sebagian dari masyarakat memanfaatkan kesuburan tanah nya untuk tempat
berladang atau bersawah, di lereng bukit terdapat dataran rendah yang subur, di
lereng itu lah warga membuka mata pencaharian mereka dengan cara membuka sawah,
padi-padi atau tanaman lain nya yang di tanam di sawah itu biasa nya akan
tumbuh dengan sangat subur, sehingga setiap tahun nya sawah tersebut dapat di
kelola setiap tahun nya.
Karena kesuburan nya, bukit itu banyak di manfaat kan dengan
membuka kebun, biasa nya tanaman yang di tanam yaitu: cabe, cangkok, terong,
pisang. Namun yang paling utama yaitu kebun sahang, sahang yang di tanam biasa
nya akan memberikan hasil yang cukup baik.
Bukit sangal di tumbuhi banyak pohon durian yang memiliki
keberagaman jenis, biasa nya musim durian tiba pada penghujung tahun atau waktu
natal, musim durian itu terbuka untuk umun siapa pun boleh untuk mengambil buah
durian itu.
Selain di tumbuhi pohon durian, bukit sangkal juga banyak di
tumbuhi buah-buahan dan sayur-sayuran hal ini sangat memudahkan masyarakat
ketika sedang memerlukan nya, misal nya
dalam waktu acara pernikahan, natalan, paskah dan acara lain nya.
Bukit sangkal memiliki ketinggian yang cukup tinggi dan
memiliki puncak, dan puncak itu di namai masyarakatn lidih, di lidih itu lah
panglima perang bangsa dayak tabun tewas tertembak ketika sedang memanjat pohon
pinang dan cerita tentang misteri lidih itu masih melegenda sampai sekarang di
masyarakat dan cerita tersebut di ceritakan secara turun-temurun di masyarakat.
Selain memiliki kesuburan, bukit sangkal juga memiliki
keindahan. Sawah nya yang membentang luas dan menghijau menggambarkan kedamaian
dan ketentraman sehingga hal ini sangat cocok untuk berwisata dan juga kalau
kita berdiri di puncak maka yang akan kelihatan ialah sebuah hamparan yang luas
dan menghijau.